Sembilan CBO di Tamiang Waspadai Warga agar Tetap Hati-Hati dengan Covid-19

AJNN.net - Aceh Journal National Network

[ad_1]

Sembilan CBO di Tamiang Waspadai Warga agar Tetap Hati-Hati dengan Covid-19
Relawan dari sembilan lembaga sosial memperingatkan warga berbelanja di pasar Tualang Baru, Manyak Payed. Foto: Untuk AJNN

ACEH TAMIANG – Puluhan relawan dari sembilan organisasi sosial atau organisasi di Kabupaten Tamiang Aceh melakukan tindakan bersama dalam kegiatan sosialisasi Covid-19, pendidikan, desinfeksi dan penyebaran masker kepada pengunjung pasar mingguan di Desa Tualang Baru, Kabupaten Manyak Payed, Sabtu (18/4).

Kesembilan institusi tersebut adalah Yayasan Bursa Efek Tamiang (GEBETAN), Palang Merah Indonesia (PMI), Atakamo, Perhimpunan Dokter Indonesia (IDI), Tagana, SAR, ACT-MRI, RAPI, dan Pramuka.

Koordinator kerjasama, dr. Rahmadsyah Putra mengatakan kepada wartawan bahwa selain membagikan topeng, relawan dari masing-masing lembaga juga menyediakan dokumen pendidikan yang berisi prosedur untuk mencegah penyebaran virus koroner ke masyarakat.

"Kegiatan aksi bersama ini akan terus dilakukan di lokasi pasar mingguan di daerah lain di Kabupaten Aceh Tamiang, sesuai dengan daya tarik agar warga selalu memakai topeng ketika berada di luar rumah," katanya.

Rahmad menambahkan bahwa melalui aksi bersama ini, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap virus nCov-19 atau Covid-19 yang masih merupakan keluarga SARS dan MERS.

"Penyebaran sejauh ini telah dipahami melalui batuk atau bersin. Oleh karena itu, pencegahan dari sisi individu adalah penggunaan masker, kemudian cuci tangan selama 20 detik, dan amati batuk dan bersin. Ini adalah yang paling bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran dan mencegah infeksi dari virus koroner, "kata Rahmad.

Penyebaran virus koroner, menurut Rahmad, mengkhawatirkan. Menurut pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 30 Januari, penyebaran virus itu merupakan keadaan darurat internasional.

Pasar mingguan dipilih sebagai lokasi untuk aksi bersama ini karena pasar mingguan adalah tempat berkumpulnya banyak orang, di mana para pedagang dan pembeli berinteraksi.

"Topeng kami menjadi target pasar mingguan karena pasar adalah salah satu fasilitas publik yang paling rentan terhadap penyebaran virus koroner.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan pola kebersihan mereka sendiri dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Dia juga menekankan bahwa distribusi topeng akan dilakukan terus menerus di pasar kabupaten lain, tetapi secara bertahap.

Dia juga berharap aksi bersama ini akan memiliki efek berganda di tempat lain. Selain itu, diharapkan pendidikan yang diberikan akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih waspada dan melindungi diri.

[ad_2]

Source link