Solidaritas Menghadapi Covid-19 Pandemi Menunjukkan Kekuatan Bangsa

<pre><pre>Solidaritas Menghadapi Covid-19 Pandemi Menunjukkan Kekuatan Bangsa

[ad_1]

PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan pesan kepada publik untuk terus bekerja sama untuk mengatasi epidemi virus koroner baru (covid-19). Presiden menekankan persatuan di antara masyarakat adat yang dibutuhkan di tengah masa-masa sulit.

"Semua ini tidak mudah bagi kita semua. Namun, saya benar-benar percaya bahwa kita dapat mengatasi kesulitan ini bersama-sama. Bogor, Jawa Barat, melalui video yang dirilis oleh Sekretariat Presiden, Sabtu (18/4).

Jokowi mengatakan dunia sedang berperang dengan epidemi koronal. Saat ini ada 213 negara yang menghadapi pandemi dari negara berkembang ke negara maju. Kepala negara mengatakan bahwa mencegah penyebaran virus adalah langkah yang sangat penting karena sampai sekarang obat-obatan yang efektif untuk memerangi penobatan tidak dapat dibuat.

"Namun, penyebaran mahkota dapat dicegah dengan disiplin yang kuat dari kita. Disiplin menggunakan topeng, disiplin menjaga jarak, disiplin untuk menghindari keramaian, dan ini harus dilakukan bersama – dan itu tidak boleh diganggu," tambahnya.

Di tengah masa-masa sulit ini, Presiden menghargai kepedulian warga yang terus tumbuh untuk membantu orang lain. Tidak hanya peduli bagaimana mengatasi wabah, tetapi juga peduli pada roda ekonomi masyarakat untuk terus bergerak dan berputar dan ada berbagai bantuan kemanusiaan.

Kerjasama

Presiden mengutip kisah seorang anak berusia 19 tahun tanpa gejala di lingkungan. Tetangga juga membantu dan tidak mengisolasi dirinya. Ini adalah contoh untuk diikuti.

"Gerakan bantuan ini harus diangkat, dibawa ke permukaan, bukan untuk menyombongkan diri, tetapi untuk memastikan bahwa harapan diilhami dan akan berguna jika dapat ditiru oleh orang lain," katanya.

Dengan pertumbuhan kohesi sosial di masyarakat, Presiden yakin bahwa, bahkan hari ini di berbagai kegiatan di rumah, masyarakat menjadi kurang individualistis, tetapi lebih peduli.

"Tindakan solidaritas ini memperkuat karakter dan kekuatan rakyat Indonesia, bangsa yang kooperatif, bangsa pejuang, yang selalu mencari kekuatan dan solusi lokal di tengah berbagai krisis," kata Presiden. (Dhk / I-1)


[ad_2]

Source link