Sri Mulyani Sentil Anies Baswedan tentang Anggaran

<pre><pre>Sri Mulyani Sentil Anies Baswedan tentang Anggaran

[ad_1]

Temui Anies Baswedan Exclusive
Popnesia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa masih ada banyak wilayah yang belum mengalokasikan anggaran mereka. Relokasi ini dimaksudkan untuk mengatasi dampak virus Corona.


"Saya juga akan memberi tahu semua kepala daerah, ini bukan hanya untuk Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta), masih banyak Anggaran di daerah ini yang belum berubah," katanya dalam konferensi yang disiarkan televisi, Jumat (17/4/2020).


Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa anggaran DKI Jakarta masih dapat dialokasikan lagi, seperti belanja pegawai dan komoditas.


"Jika kita melihat tempat-tempat DKI seperti itu, pengeluaran karyawan yang tinggi hampir $ 25 triliun, belanja barang adalah $ 24 triliun. Saya tahu mereka dapat pindah, fokus kembali, sementara kami mempercepat pembayaran DBH (bagi hasil), "katanya.


Selain itu, Sri Mulyani juga menjelaskan tentang DBH. Ini sebagai tanggapan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan pemerintah federal untuk segera menarik DBH.


Menurut Sri Mulyani, pembayaran DBH 2019 akan dilakukan setelah menerima audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


"Yang Anies minta adalah DBH 2019 kami. Setiap daerah, jadi DBH 2019 yang kami bayarkan sesuai dengan Undang-Undang Anggaran harus berbeda dari realisasinya. Jadi apa yang terjadi di akhir anggaran, laporan keuangan diaudit oleh BPK, ternyata kuitansi pajak semuanya, jadi DBH tahun lalu tidak dibayar & # 39;, "kata Sri Mulyani.


"Ya, biasanya DBH 2019 adalah sesuatu yang terjadi, pertama diaudit oleh BPK sehingga BPK mengatakan 'Oh ya pemerintah rendah', audit BPK dari bulan April sampai LKPP diserahkan ke DPR pada bulan Juli, setelah itu kita bayar UU -Akhirnya, biasanya terbayar pada Agustus-September, "tambahnya, seconds.com

[ad_2]

Source link