Status Positif & PDP, 1.000 Kasus Kematian Terjadi di RI

<pre><pre>Status Positif & PDP, 1.000 Kasus Kematian Terjadi di RI

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia– Ketua Asosiasi Medis Indonesia Daeng Faqih mengatakan jumlah kematian di Indonesia akibat virus koroner (COVID-19) mencapai 1.000 orang saat ini. Namun, data yang diberikan oleh Daeng Faqih termasuk kematian pasien di bawah pengawasan (PDP).

"Rumah sakit telah melaporkan kematian akibat PDP dan ODP ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB." Mereka yang belum dikonfirmasi oleh Covid-19 juga telah dirawat di rumah sakit untuk pasien yang meninggal karena penyakit jantung koroner, "kata Daeng dalam sebuah rencana diskusi online pada Sabtu (18) / 4/2020).

Selama ini Pemerintah melalui Satuan Tugas untuk Percepatan Penanganan COVID-19 hanya menyediakan pembaruan pada data kematian dari pasien koroner positif. Hingga Sabtu, 4/4/2020 pukul 12.00 siang. Di Indonesia Barat, korban tewas mencapai 535 orang, atau sekitar 50% dari pernyataan Daeng Faqih.



Sampai saat ini, tes PCR yang menentukan pasien positif koroner masih terbatas di Indonesia. Dari awal Maret hingga hari ini, tes PCR baru dilakukan pada 45.378 spesimen dari 39.442 individu. Rata-rata hasil tes PCR yang diperoleh masih di bawah 1.000 setiap hari.

Sementara itu, Kota Depok melaporkan bahwa 40 orang meninggal dalam status PDP. Jumlah ini cukup besar dibandingkan dengan mereka yang meninggal dalam status penobatan 16 orang.

"Saat ini ada 40 pasien dengan PDP. Pasien dengan status PDP tidak dapat dinyatakan positif atau negatif karena mereka harus menunggu hasil PCR, data hanya dirilis oleh PHEOC (Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia," kata Idris Abdul Somad dikutip dari SEC pada Sabtu (4/4/2020).

Tingkat pengujian yang rendah di Indonesia juga telah meningkatkan kekhawatiran tentang validitas data infeksi virus koroner di Indonesia. Banyak yang percaya bahwa kasus afirmasi positif terjadi jauh lebih banyak daripada data yang dikirimkan setiap hari oleh Pemerintah.

Jumlah kasus positif virus koroner (COVID-19) di Indonesia hingga Sabtu (4/4/2020) pukul 12 siang mencapai 6.248 orang. Jumlah ini meningkat 325 orang dari hari sebelumnya.

Covid-19 Juru Bicara Pemerintah Achmad Yurianto mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat 15, sehingga total menjadi 535. Total jumlah pasien yang pulih mencapai 631, meningkat 24 dari hari sebelumnya.

[Gambas:Video CNBC]

(dob / dob)


[ad_2]

Source link