Takut Paparan ke Covid-19, Warga Banyuasin Meninggalkan Perempuan di Jalan

Nefri Inge

[ad_1]

Liputan6.com, Palembang – Wabah Corona Covid-19, yang terjadi di Indonesia, telah menimbulkan keprihatinan bagi masyarakat. Meskipun ketakutan ini, itu membuat orang mengabaikan lingkungan mereka. Seperti yang terjadi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumatra Selatan).

Pada Minggu (19/4/2020) pagi, HO (38) warga Dusun III Desa Desa berbelanja di Pasar Mainan di Sembawa Banyuasin Sumatera Selatan.

Tiba-tiba, tubuh wanita ini jatuh di jalan dan pingsan. Orang-orang yang melihatnya langsung terkejut dan tidak ada yang membantunya.

Selama sekitar satu jam, tubuh HO berbaring di trotoar tanpa ada yang membantunya, sampai HO menghembuskan nafas terakhir.

Runta, tetangga HO yang melihat kejadian itu, segera menghubungi suami HO, Atno. Tak lama kemudian, keluarga didampingi oleh Kepala Desa (Kadus) III Sujadi datang untuk membersihkan HO.

Korban dilarikan ke klinik terdekat dan dinyatakan meninggal. Badan HO kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Banyuasin Arasid di Sumatra Selatan, untuk menentukan apakah HO terpapar ke covid – 19 atau karena penyakit lain.

Menurut Penjabat Kepala (Pj) Kepala Desa Mainan, HO meninggal bukan karena terkena Covid -19. Tetapi karena penyakit bawaan seperti asma dan penyakit jantung.

"Karena kelelahan saat berbelanja, penundaan itu tertunda sampai penyakit sembuh.

Dia juga mengingatkan sesama warganya untuk selalu mengenakan topeng saat melakukan kegiatan di luar ruangan. Dan biasakan mencuci tangan dan menjaga jarak, sambil berinteraksi dengan semua orang.

Kasus III Kabupaten Banyuasin, Sujadi, mengatakan bahwa keluarga HO telah mengatur badan berdasarkan prosedur dari pemerintah.

"Mayat telah dipelihara sesuai dengan peraturan pemerintah dengan melakukan tes suhu tubuh dan termasuk mereka yang berkabung dibatasi dan harus mencuci tangan," katanya.

Kasus-kasus sebelumnya juga terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Seorang wanita dengan R awal (46), pingsan di pinggang Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih, Sabtu (18/4/2020).

[ad_2]

Source link