Tarif PDAM dan Biaya Pasar Memberhentikan Kota Malang

<pre><pre>Tarif PDAM dan Biaya Pasar Memberhentikan Kota Malang

[ad_1]

Merdeka.com – Kota Sayang sekali PDAM gratis biaya dua bulan untuk warganya yang berada dalam situasi yang sulit selama wabah Covid-19. Kepiting diterapkan untuk kategori 2A dengan 55 ribu pelanggan.

"Jumlahnya adalah 55 ribu pelanggan. Gratis untuk April dan Mei," kata Muhammad Nor Muklas, Direktur Istana Kerajaan Tirta Malang, Minggu (19/4).

Kriteria untuk kategori 2A adalah pelanggan yang memiliki garis depan kurang dari 3 meter atau pelanggan di desa. Petugas akan menandai setiap akun klien yang dikecualikan.

Sementara itu, Walikota Malang, Sutiaji telah menandatangani Peraturan Walikota (Exit) tentang pelepasan sewa barang dagangan pasar, flat sewa (Rusunawa) dan PDAM. Aturan tersebut ditandatangani pada Kamis (16/4) dan akan segera kedaluwarsa.

"Kami sudah merencanakannya sejak mempelajari efek Covid-19 di Malang, tetapi perlu diproses sampai dirilis," katanya.

Pengecualian adalah untuk orang-orang yang rentan menggunakan PDAM untuk bulan April dan Mei atau untuk periode penagihan pada bulan Mei dan Juni. Sementara pengecualian untuk pedagang pasar berlaku mulai 17 April 2020 hingga Mei 2020.

"Tidak ada lebih dari 6000 pedagang yang tersebar di 27 pasar di kota Malang. Sebagian besar berada di Pasar Umum Malang, sekitar 3.500 pedagang," kata Pendeta Setianto, Kepala Kantor Kerjasama Industri dan Komersial Malang (Kopindag).

Langkah ini untuk memberikan bantuan kepada beberapa warga yang terkena dampak wabah Covid-19. [fik]

[ad_2]

Source link