Tidak hanya Artis, Parfans Mempromosikan Kartu Pra-Kerja untuk Semua Artis

semarak.co - Merupakan Portal Berita News Nasional Terkini, Terbaru dan Menyajikan Berita Paling Update Saat Ini.

[ad_1]

Marcella Zalianty, aktor dan ketua PB PARFI. Foto: internet

Dewan Eksekutif Asosiasi Industri Film Indonesia 56 (PB Parfi 56) telah mendesak pemerintah bahwa kartu pra-kerja khusus dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak hanya mengontrak film atau sinetron dan dipengaruhi oleh jenis virus koronal baru atau COVID-19. , tetapi merupakan prioritas bagi semua seniman.

semarak.co – Direktur eksekutif Asosiasi Artis Film Indonesia (PB Parfi 56) Direktur Eksekutif Marcella Zalianty mengatakan para kru film, pekerja panggung, dan artis lain juga merasakan efek COVID-19 dan juga membutuhkan bantuan pemerintah.

"Kita semua sekarang membutuhkan dukungan pemerintah melalui lembaga terkait," kata Marcella dalam pernyataan resmi yang diterima media di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Paroki juga meminta pemerintah, Marcella lebih lanjut, kepada para kru atau pekerja yang mendukung pembuatan film dan pekerja seni lainnya yang penghasilannya benar-benar hilang untuk memberikan prioritas pada kartu pra-kerja.

Sebagai ilustrasi, katanya, produksi film dapat melibatkan 100-300 kru termasuk aktor dan pekerja kreatif lainnya. Selain itu, menurut informasi dari Lembaga Film Indonesia pada bulan pertama wabah, ada sekitar sembilan produksi yang tiba-tiba berhenti sehingga secara otomatis 500 pembuat film segera kehilangan penghasilan mereka.

Selain pekerja pendukung film, katanya, ini terkait dengan pemain industri film lain seperti teater yang merupakan bagian dari ekosistem film. Marcella juga mempresentasikan ide merangsang.

"Ini juga harus dipertimbangkan untuk para pemain industri film sampai setelah pecahnya Covid-19, mereka mampu berdiri lagi. Bentuknya adalah dalam bentuk dukungan pemerintah dalam hal promosi dan hal-hal lain yang berkaitan dengan ekonomi," katanya.

"Karena jika para pemain industri tidak dapat bertahan, operasi bioskop akan terganggu secara otomatis dan pertumbuhan ekonomi kreatif akan sulit ditingkatkan, terutama karena bioskop akan membutuhkan staf dan pekerja untuk menyamakan waktu produksi," katanya.

"Menimbang bahwa film ini bukan hanya media hiburan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB ekonomi kreatif, tetapi memainkan peran penting sebagai aset bagi diplomasi budaya nasional," lanjut Marcella.

Selain menunggu dukungan dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19, Marcella bersama dengan aktor lain seperti Reza Rahadian, Lukman Sardi, Dennis Adhiswara, Prilly Latuconsina, dan anggota dewan PB PARFI 56 melalui gerakan solidaritas sosial PARFI & # 39; 56 untuk karya seni dari mitra seni pertunjukan.

Sumbangan itu berupa makanan, vitamin, dan masker melalui program "From Us to Us". "Intinya, kami bekerja sama untuk memerangi dampak dari virus koroner ini. Mudah-mudahan kita dapat menyelesaikan ini jika kita mengikuti saran pemerintah untuk tetap di rumah sehingga kita berdua dapat mencegah pertumbuhan COVID sambil tetap produktif," simpul Marchella. (bersih / lin)

[ad_2]

Source link