Untuk Rasa dan Pemeliharaan Resep Keluarga

<pre><pre>Untuk Rasa dan Pemeliharaan Resep Keluarga

[ad_1]

Mengikuti namanya, Tansu, terkenal karena hidangan nasi yang lengket. Namun, restoran yang didirikan pada tahun 2011 telah berubah pada tahun lalu.

Tidak hanya camilan, mereka juga memiliki menu yang luar biasa. Beberapa hidangan yang paling menarik adalah nasi perut dan nasi balado ikan limbado. Tidak hanya penampilan yang menarik, kedua hidangan ini menyerupai nasi ketan, sebuah pulau masakan langka.

Ketika bertemu di Jakarta pada 11 Maret 2020, pemilik TanSu, Faith Harahap, menjelaskan bahwa perubahan itu dilakukan setelah melihat
potensi untuk mempertahankan resep keluarga pada saat yang sama.

"Meskipun ada menu sejak awal, tetapi orang tahu dia susu seperti susu. Saya melihat bahwa ini memiliki potensi untuk memperluas konsep melestarikan resep keluarga dan berbagi pengalaman kuliner," kata Faith.

Keterampilan memasaknya, katanya, dimiliki oleh generasi yang lebih tua, yaitu ibu dan saudara kandungnya. Sayangnya, beberapa resep khusus yang menjadi favorit, hilang ketika orang tua meninggal.

Tidak ingin kehilangan lebih banyak resep, Faith juga meletakkan resep di atas piring di restorannya. Dengan cara itu, ia juga merasa bisa memperkenalkan pulau kuliner asli ke masyarakat.

"Apa yang saya simpan adalah resep dari keluarga saya yang saya sukai
disembuhkan karena dimasak setiap hari dan dapat dibagi dengan banyak orang, "tambahnya. Kuliner disajikan di Tansu, ia menarik dari keluarganya sendiri atau resep keluarga mertua.

Misalnya, nasi yang resepnya diwarisi dari ibu mertua saya. Kakek-neneknya adalah mantan juru masak di Istana Bogor.

Nasi Hijau adalah hidangan favorit Presiden Soekarno. "Mie nasi, menurut ibu mertuanya, berasal dari Sunda, yang artinya dalam. Jadi, nasi wortel sebenarnya mengandung hati ayam dan ampela. Tetapi ada rempah-rempah dan nasi.

Nasi hijau adalah nasi putih yang dicampur dengan bumbu cabai, bumbu dan hati. Campuran tersebut kemudian dibungkus dengan daun pisang dan ditekan ke dalam panci selama 10-15 menit. Ketika bungkus daun pisang dibuka, asap yang kuat dan aroma rempah-rempah adalah instan. Tekstur yang lembut dan kelembutan nasi membuat Anda merasa berpasangan, tetapi tidak padat.

Yang menarik adalah meskipun nasi tampak berantakan, patah hati dan cabai akan merangsang nafsu makan Anda. Tentu saja jika seluruh cabai digigit akan sangat pedas. Namun, jika Anda tidak memakannya, rasa nasi gurih ini masih bisa ditoleransi. "Rata-rata, mereka yang sudah mencoba akan kembali ke sini lagi," Faith meyakinkan.

Sementara itu, nasi balado ikan asin adalah hidangan dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Orang-orang dari Tapanuli Selatan, termasuk ayahnya, bernama Iman, biasa makan ikan limbado sebagai makanan sehari-hari.

Di Jakarta, Faith menyadari bahwa nasi limbal jarang ditemukan. Karena itu, ia juga ingin mempopulerkan masakannya. Ikan Limbat adalah ikan lele yang tumbuh di sungai di wilayah Tapanuli. Di sana, ada banyak persediaan ikan dan Faith sudah memiliki pemasok permanen untuk memenuhi kebutuhan TanSu.

Mengolah Ikan Ikan, secara umum, dengan merokok, kemudian digoreng hingga kering. Setelah itu, ikan itu dibungkus dengan saus balon. Tanpa saus ini, ikan akan terasa segar. Ukuran ikan itu sendiri setelah digoreng hanya setengah telapak tangan. Dagingnya juga tipis. Tidak mengherankan, rasanya menjadi sangat renyah saat digoreng.

Berburu Resep Nusantara

Tidak hanya dari resep keluarga, Faith juga menyertakan resep dari ibu rumah tangga (ART) yang bekerja untuk neneknya dan berburu makanan di berbagai daerah. Tentang resep dari ART, dia memanggil Pannekoek Bu Junah. Pembantu (ART) mendapat resep dari keluarga Belanda yang bekerja.

Sementara itu, untuk resep pizza, Iman mendapatkannya setelah mengunjungi 16 pizza terkenal di Palembang, Sumatra Selatan. Dia membandingkan berbagai masakan di sana selama dua hari kunjungan. Dengan pandemi covid-19, layanan
Selalu patuhi instruksi pemerintah. Selama implementasi blokade sosial skala besar (PSBB) di Jakarta, TanSu tidak menyajikan makanan di lokasi. Pembeli dapat membeli makanan untuk dibawa pulang atau membeli menggunakan layanan pengiriman / menggunakan layanan pemesanan online. Untuk layanan pengiriman yang disediakan oleh Tansu, tidak ada biaya untuk pengiriman dalam maksimal 3 km.

Selain menu utama, jangan lewatkan sajian nasi ketan yang menjadi ikon mereka. Camilan ini dalam bentuk
Nasi manis yang lezat ditaburi dengan susu segar dan dilengkapi dengan tiga topping, yaitu yang asli dengan kedelai cincang kasar, kemudian topping, dan durian (musiman). Kedelai membuat susu segar secara perlahan menjadi pemanis.

Mie Godog dan mie kari ayam TanSu juga menjadi favorit di antara anak-anak sekolah.
Selain itu, ada juga lidah buaya dari kebun besar. Potongan lidah buaya ini digunakan sebagai bahan untuk dadu lidah buaya atau minuman jus. Pisang dari kebun juga diatur di sudut untuk membuat pisang goreng.

"Jadi, tentu saja, ada kebun keluarga. Selama musim, terkadang ada durian dan rambut. Jadi, tidak belanja di pasar," kata Faith. (M-1)


[ad_2]

Source link