Video Brimob Nyanyikan Marhaban Ya Ramadhan, Di Rumah Hanya Karena COVID-19

<pre><pre>Video Brimob Nyanyikan Marhaban Ya Ramadhan, Di Rumah Hanya Karena COVID-19

[ad_1]

Tulang

Bersosialisasi sehingga orang tinggal di rumah hanya untuk memutuskan rantai distribusi virus koroner atau COVID-19 oleh beberapa pihak. Brimob Yon C Pioneer dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyanyikan lagu, 'Marhaban Yaa Ramadhan'. diiringi musik perkusi.

Banyak puisi dalam lagu itu digantikan oleh kata-kata yang menyarankan agar orang tinggal di rumah. Lagu ini telah viral dan menerima ulasan positif dari beberapa kalangan sejak pertama kali diunggah oleh akun YouTube PID TenIDetta, Selasa (14/4/20).

Lagu 'Marhaban Yaa Ramadhan', yang sebelumnya dipopulerkan oleh Opick, disusun ulang dengan lirik dengan tema yang menarik di rumah untuk memerangi penyebaran virus koroner.

Dalam klip video, grup terdiri dari 9 personil. Salah satunya adalah vokalis, ditemani 8 lainnya dengan alat musik yang berbeda.

Berikut lirik lagunya, Marhaban ya Ramadhan yang dimainkan oleh Brimob Yon C Pioneer dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan

Ramadhan tiba, Ramadhan tiba,
Ramadhan akan datang, Marhaban adalah Ramadhan,
Marhaban adalah Ramadhan,
Marhaban adalah Ramadhan,
Ayo, teman, tinggal di rumah sendirian
karena ada korona
dari sana
untuk pergi ke indonesia
Biasanya cuci tangan
Hindari orang banyak
Jaga jarak Anda untuk tetap aman
topengnya juga tidak lupa.

Di rumah, di rumah, di rumah
Anda tinggal di rumah, jadi kami bekerja
Anda tinggal di rumah, biarkan kami bekerja
Dengarkan informasi kepala polisi
dan patuhi permohonan kami
untuk arteri koroner ini
lagi dan lagi
Jaga dirimu dan keluargamu
virus koroner tidak menua
Selamat Ramadhan tahun ini
menerima berkat ilahi
Terima kasih semuanya
yang mendukung pemerintah
dalam mencegah virus koroner
untuk kebaikan kita semua
selalu berdoa
mengharapkan perlindungan dari yang kuat
semoga berkat dicurahkan
untuk Anda Republik Indonesia.

Klip video dikonfirmasi berhasil di situs Batalyon Mako di MH Road. Thamrin no.70 Watampone City. Pengembangan lirik dan klip video selesai dalam 3 hari.

Rekan senegaranya Nur Ichsan, Polisi Danyon C, Polisi Sulawesi Selatan mengatakan video itu dibuat semata-mata sebagai bentuk sosialisasi terhadap penyebaran virus COVID-19 atau Corona. Melalui lagu ini orang diminta untuk waspada dan bekerja bersama untuk melawan virus.

"Secara kebetulan, sesaat sebelum bulan Ramadhan, kami memilih lagu Opick ini untuk disusun kembali, yang merupakan seruan kepada publik terlebih dahulu untuk mencegah penyebaran wabah covid-19. di sini, "kata Kompos. Nur Ichsan mengatakan kepada AFP, Sabtu (4/4/20).

(erd / erd)

[ad_2]

Source link